Jumat, 29 Juli 2011

Daftar Denda Tilang kendaraan

Daftar Denda Tilang kendaraan

Hati-hati Di Jalan, sekarang melanggar rambu lalu lalulintas dan ketentuan lalu lintas lainnya dendanya mahal. Paling murah Rp. 250.000,-
Berikut ini adalah “Daftar Pelanggaran Denda Maksimal Untuk Pelanggaran Berdasarkan UU LLAJ No 22 Tahun 2009 Dengan mengelompokan Subyek Pelaku dan Bentuk Pelanggaran “
1. Setiap Orang Mengakibatkan gangguan pada: fungsi rambu lalu lintas, dan alat pengaman pengguna jalan. Pasal 275 ayat (1) jo pasal 28 ayat (2) Rp. 250.000.
2. Setiap Pengguna Jalan Tidak mematui perintah yang diberikan petugas Polri sebagaimana dimaksud dalam pasal 104 ayat ( 3 ), yaitu dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas wajib untuk : Berhenti, jalan terus, mempercepat, memperlambat, dan / atau mengalihkan arus kendaraan. Pasal 282 jo Pasal 104 ayat (3) Rp. 250.000.
3. Setiap Pengemudi (Pengemudi Semua Jenis Kendaraan Bermotor)
a. Tidak membawa SIM Tidak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi yang Sah Pasal 288 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (5) hrf b Rp. 250.000.
b. Tidak memiliki SIM Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1) Rp. 1.000.000.
c. STNK / STCK tidak Sah Kendaraan Bermotor tidak dilengkapi dengan STNK atau STCK yang ditetapka oleh Polri. Psl 288 ayat (1) jo Psl 106 ayat (5) huruf a. Rp. 500.000.
d. TNKB tidak Sah Kendaraan Bermotor tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Polri. Pasal 280 jo pasal 68 ayat (1) 500.000.
e. Perlengkapan yg dpt membahayakan keselamatan. Kendaraan bermotor dijalan dipasangi perlengkapan yang dapat menganggu keselamatan berlalu lintas antara lain ; Bumper tanduk dan lampu menyilaukan. Pasal 279 jo Pasal (58) 500.000.
f. Sabuk Keselamatan Tidak mengenakan Sabuk Keselamatan Psl 289 jo Psl 106 Ayat (6) 250.000.
g. lampu utama malam hari Tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu. Pasal 293 ayat (1)jo pasal 107 ayat (1) 250.000
h. Cara penggandengan dan penempelan dgn kendaraan lain Melanggar aturan tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain Pasal 287 ayat (6) jo pasal 106 (4) hrf h 250.000
i. Ranmor Tanpa Rumah-rumah selain Spd Motor Mengemudikan Kendaraan yang tidak dilengkapi dengan rumah –rumah, tidak mengenakan sabuk keselamatan dan tidak mengenakan Helm.Pasal 290 jo Pasal 106 (7). 250.000
j. Gerakan lalu lintas Melanggar aturan geraka lalu litas atau tata cara berhenti dan parkir Pasal 287 ayat (3) jo Pasal 106 ayat (4) e 250.000
k. Kecepatan Maksimum dan minimum Melanggar aturan Batas Kecepatan paling Tinggi atau Paling Rendah Psl 287 ayat(5) jo Psl 106 ayat (4) hrf (g) atau psl 115 hrf (a) 500.000
l. Membelok atau berbalik arah Tidak memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan saat akan membelok atau berbalik arah. Pasal 294 jo pasal 112 (1). 250.000
m. Berpindah lajur atau bergerak ke samping Tidak memberikan isyarat saat akan berpindah lajur atau bergerak kesamping. Pasal 295 jo pasal 112 ayat (2) 250.000
n. Melanggar Rambu atau Marka Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu lalu lintas atau Marka Psl 287 ayat(1) jo psl 106(4) hrf (a) dan Psl 106 ayat(4) hrf (b) 500.000
o.Melanggar Apill ( TL ) Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dgn alat pemberi isyarat Lalu Lintas. Psl 287 ayat (2) jo psl 106(4) hrf © 500.000
p.Mengemudi tidak Wajar – Melakukan kegiatan lain saat mengemudi -Dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan Pasal 283 jo pasal 106 (1). 750.000
q.Diperlintasan Kereta Api Mengemudikan Kendaran bermotor pada perlintasan antara Kereta Api dan Jalan, tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, Palang Pintu Kereta Api sudah mulai ditutup, dan / atau ada isyarat lain. Pasal 296 jo pasal 114 hrf (a) 750.000
r. Berhenti dalam Keadaan darurat. Tidak Memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan Bahaya atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat dijalan. Pasal 298 jo psl 121 ayat (1) 500.000
s. Hak utama Kendaraan tertentu Tidak memberi Prioritas jalan bagi kend bermotor memiliki hak utama yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar dan / atau yang dikawal oleh petugas Polri. a. Kend Pemadam Kebakaran yg sdg melaks tugas
b. Ambulan yang mengangkut orang sakit ;
c. Kend untuk memberikan pertolongan pd kecelakaan
Lalu lintas;dll atau kend utk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian RI. Pasal 287 ayat (4) jo Pasal 59 dan pasal 106 (4) huruf (f) jo Pasal 134 dan pasal 135. 250.000
t. Hak pejalan kaki atau Pesepeda Tidak mengutamakan pejalan kaki atau pesepeda Pasal 284 jo 106 ayat (2). 500.000
4. Pengemudi Kendaraan Bermotor Roda 4 atau Lebih
a. Perlengkapan Ranmor Ranmor tidak dilengkapi dengan : Ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, Pembuka Roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan. Pasal 278 jo pasal 57 ayat (3) 250.000
b. Sabuk Keselamatan Pengemudi atau Penumpang yang duduk disamping pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamtan. Pasal 289 jo pasal 106 (6) 250.000
c. Ranmor Tanpa Rumah- rumah Pengemudi dan penumpang tidak menggunakan sabuk keselamatan dan Helm. Pasal 290 jo pasal 106 ayat (7) 250.000
d. Persyaratan Teknis Ranmor tidak memenui persyaratan teknis meliputi :
Kaca Spion, Klakson, Lampu utama, Lampu mundur, lampu batas tanda batas Dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu Rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca. Pasal 285 ayat 2 jo pasal 106 (3) jo pasal 48 (2) Rp. 500.000
e. Persyaratan laik jalan Ranmor tidak memenui persyaratan laik jalan sekurang – kurangnya meliputi ; a. Emisi Gas Buang ;
b. Kebisingan suara
c. Efisiensi sistem rem utama;
d. Efisiensi system rem parkir;
e. Kincup Roda Depan;
f. Suara Klakson;
g. Daya pancar dan arah sinar lampu utama;
h. Radius putar;
i. Akurasi alat penunjuk kecepatan;
j. Kesesuaian kinerja roda dan kondisi Ban;
Kesesuaian daya mesin pengerak thd berat kend. Pasal 286 jo pasal 106 ayat (3) jo pasal 48 (3). 500.000
5. Penumpang Kendaraan bermotor yg duduk di samping pengemudi (Sabuk Keselamatan) Tidak menggunakan sabuk keselamatan Pasal 289 jo 106 ayat (6) 250.000
6. Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum atau Angkutan Orang
a. Buku Uji Ranmor tidak dilengkapi dengan surat keterangan Uji berkala Pasal 288 ayat (3) jo ps 106 (5) hrf © 500.000
b. Tidak singgah di terminal sesuai ijin trayek Kendaraan bermotor umum dalam trayek tidak singgah diterminal. Pasal 276 jo pasal 36 250.000
c. Tanpa ijin dalam trayek Tidak memiliki ijin menyelangarakan angkutan orang dalam trayek Pasal 308 hrf (a) jo psl 173 ayat(1) hrf (a) 500.000
d. Tanpa Ijin tidak dalam Trayek Tidak memiliki ijin menyelanggarakan angkutan orang tidak dalam trayek Psl 308 hrf (b) jo psl 173 ayat (1) hrf (b). 500.000
e.IjinTrayek Menyimpang Menyimpang dari ijin yang ditentukan sebagaimana dimaksud dalam pasal 173. Pasal 308 hrf © jo pasal 173 500.000
f. Pengunaan jalur atau lajur Tidak mengunakan lajur yg tlah ditentukan atau tdk menggunakan lajur paling kiri kecuali saat akan mendahului / mengubah arah. Pasal 300 hrf (a) jo Pasal 124 ayat (1) hrf ©.250.000
g.Turun Naik Penumpang Tidak memberhentikan kendaraannya selama menaikkan dan / atau menurunkan penumpang Pasal 300 hrf (b ) psl 124 ayat (1) hrf (d) 250.000
h. Pintu tidak ditutup Tidak menutup Pintu kendaraan selama kendaraan berjalan Pasal 300 hrf © jo pasal 124 (1) hrf (e) 250.000
i. Mengetem, menaikkan / turunkan penumpang tidak di Halte, melanggar jalur Trayek Tidak berhenti selain ditempat yang telah ditentukan, mengetem, menurunkan penumpang selain ditempat pemberhentian, atau melewati jaringan jalan selain yang ditentukan dalam ijin trayek Pasal 302 jo pasal (126) 250.000
j. Ijin khusus disalahgunakan Kendaraan angkutan orang dengan tujuan tertentu, tapi menaikkan atau menurunkan penumpang lain di sepanjang perjalanan atau menggunakan kendaraan angkutan tidak sesuai dgn angkutan untuk keperluan lain. Pasal 304 jo pasal 153 ayat (1) 250.000
7. Pengemudi Kendaraan Bermotor Bus tidak dilengkapi dengan surat keterangan uji berkala dan tanda lulus uji berkala Psl 288 ayat (3) jo ps106 (5) hrf © 500.000
8. Pengemudi Angkutan Barang
a. Buku Uji Ranmor dan/atau kereta Gandengannya atau kereta tempelannya tdk dilengkapi dgn surat keterangan uji berkala&tanda lulus uji berkala. Pasal 288 ayat (3) jo Pasal 106 ayat (5) hrf © 500.000
b. Jaringan Jalan Tidak menggunakan jaringan jalan sesuai dengan kelas jalan yang ditentukan Pasal 301 jo pasal (125) 250.000
c. Mengangkut Orang Mobil barang untuk mengangkut orang tanpa alasan Psl (303) jo pasal 137 ayat (4) hrf (a),(b),© 250.000
d. Surat Muatan Dokumen Perjalanan Membawa Muatan, tidak dilengkapi Surat muatan dokumen perjalanan Pasal 306 jo Pasal 168 ayat (1) 250.000
9. Pengemudi Angkutan Umum Barang
a. Tata Cara Pemuatan Barang Tidak mematui ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan Pasal 307 jo pasal 169 ayat (1) 500.000
b. Buku Uji Ranmor dan/ atau kereta gandengannya atau kereta tempelannya tdk dilengkapi dgn surat keterangan uji berkala&tanda lulus uji berkala. Pasal 288 ayat (3) jo pasal 106 ayat (5) hrf © 500.000
10. Pengemudi yg mengangkut barang Khusus (Persyaratan keselamatan dan keamanan) Tidak memenuhi ketentuan persyaratan keselamatan, pemberian tanda barang, parkir, bongkar dan muat, waktu operasi dan rekomendasi dan instansi terkait Pasal 305 jo pasal 162 ayat (1) hrf (a,b,c,d,e dan f ). Rp. 500.000
11. Pengendara Sepeda Motor
a. lampu Tanpa menyalakan Lampu utama pada siang hari Psl 293 ayat (2) jo psl 107 (2) 100.000
b. Helm Standart Tidak menggunakan helm standar Nasional Indonesia Pasal 291 ayat (1) jo Psl.106 ayat (8) 250.000
c. Helm Penumpang Membiarkan Penumpangnya Tidak mengenakan Helm Pasal 291 ayat (2) jo Psl 106 ayat (8) 250.000
d. MuatanTanpa Kereta samping mengangkut penumpang lebih dari 1 orang Psl 292 jo psl 106 ayat (9) 250.000
e. Persyaratan Teknis dan laik jalan Tdk Memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, meliputi : kaca spion, klakson, ampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, atau alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban. Psl 285 ayat (1) jo pasal 106 ayat (3), dan Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) 250.000
12. Pengendara Kendaraan tidak bermotor Dengan sengaja:
- Berpegangan pada kendaraan bermotor untuk ditarik,
- Menarik benda – benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan / atau – Menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor.
Sedangkan telah disediakan jalur jalan khusus bagi
kendaraan tidak bermotor. Pasal 299 jo 122 hrf (a,b dan c) Rp.100.000
13. Balapan liar di Jalanan
Pengendara bermotor yang balapan di jalan akan dikenai pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000 (Pasal 297)
Sumber: TMC Polda Metro

TAMPANG NEW BLADE

Test Ride Honda New Blade 110R, Rangka Baru Lebih Lincah dan Stabil


Setelah resmi diluncurkan, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan kesempatan untuk melakukan pengetesan bebek sporty New Blade 110R untuk pertama kalinya. Wuah, penasaran kan? Simak terus ya!

Desain Sporty Tapi Elegan

Secara desain hampir tak ada yang tersisa pada New Blade 110R ini. Lampu depannya pindah ke setang dengan desain split yang terinspirasi dari CBR 1000R keluaran tahun 2006. Sedang lampu seinnya tetap di bodi depan. Sekilas bentuknya ini mengingatkan pada sang kompetitor New Jupiter Z.

Kalau versi sebelumnya enggak punya sayap, yang ini kembali pakai sayap atau bahasa kerennya "leg shield". Bentuknya tiga dimensi lebih kekar dan punya lubang udara yang telah dipatentkan. Konon lubang udara ini bisa mendukung aerodinamika saat melaju.

Garis runcing dari sepatbor depan dan sayap diteruskan sampai ke belakang. Bentuk lampu belakangnya jadi lebih lebar dan dipadu dengan sepatbor belakang bergaya moge. Buntut yang besar dan minim garis tajam membuatnya tetap elegan.

Yang menarik lagi adalah desain cover mesin untuk pelindung kaki, membuat mesin 110cc-nya tampil futuristik. Makin keren saat melihat bentuk muffler. Moncongnya didesain kotak khas knalpot moge atau knalpot racing yang banyak beredar belakangan ini.


Oiya, kali ini bentuk bodi Blade baru jadi nampak lebih gendut dari biasanya. Ini karena penambahan boks bagasi di bawah jok dengan volume 7 liter. Penambahan boks ini sampai membuat Honda banyak merubah rangka.

"Rangkanya jadi lebih mirip Honda Revo terbaru. Tapi banyak penyesuaian agar handlingnya lebih baik," ungkap Endro Sutarno dari Technical Service Training Development PT Astra Honda Motor.

Sayangnya panel speedometer sporty-nya jadi terlihat kurang gagah karena terlalu banyak ornamen krom. Tapi secara desain tetap mudah dilihat dengan pusat perhatian ada pada penunjuk kecepatan di tengah.

Mesin Dilengkapi Variable Ignition Control

Mesinnya punya kapasitas mesin 110 cc atau sama seperti mesin sebelumnya. Tapi ternyata banyak yang berubah pada mesinnya. "Silinder head-nya berbeda dari versi sebelumnya," jelas Endro. Untuk detail perbedaanya, tunggu liputan lengkapnya hanya di motorplus-online.com.

Yang paling menonjol dari mesin baru ini adalah diaplikasikannya Honda Variable Ignition Control (HVIC). Ada dua kurva pengapian yang akan bekerja sesuai karakter berkendara. Saat dipakai halus kurva pertama yang bekerja. Sedang ketika dipaksa buka tutup gas dengan agresif, kurva kedua yang akan bekerja.

Yuk langsung coba, putar kunci kontak dan nyalakan mesinnya. Suara mesin halus, tapi knalpotnya berdesis garing. Ketika gas dibuka perlahan, responsifnya tetap terasa. Torsinya langsung terasa meski putaran mesin belum terlalu tinggi. Mungkin karena torsi 0,83 Kgf.m-nya punya puncak di 5.500 rpm. Sehingga tak butuh putaran mesin tinggi untuk berakselerasi. Sedang tenaganya diklaim mencapai 8,4 PS di 7.500 rpm.


Handlingnya juga mantab. Dengan rangka baru, New Blade 110R ini lebih lincah tapi tetap stabil. Saat melewati jajaran kun yang disediakan Honda, motor lebih mudah berpindah arah ke kanan-kiri. Stabilnya terasa ketika tidak banyak bergoyang ketika menikung, bahkan sampai footstep menempel aspal pun tetap percaya diri.

Eh, footstep pengendaranya ternyata fleksibel bisa bergerak naik. Honda membekali sebuah engsel untuk mengantisipasi manuver ekstreem si pengendara yang gemar menikung rebah.

Untuk harganya, PT Astra Honda Motor melepas New Blade 110R dengan harga Rp 14 juta dan Rp 14,2 juta untuk varian bermotif ala MotoGP dari tim Repsol Honda. Harga ini lebih hemat ketimbang Yamaha New Jupiter Z casting wheel yang dilepas Rp 14,6 juta. (motorplus-online.com)
Penulis : Tim motorplus-online | Teks Editor : Nurfil | Foto : Yosi, Popo

Kamis, 28 Juli 2011

honda blade racing

New Blade, Refleksikan Semangat Balap

July 28, 2011
New Blade, Refleksikan Semangat Balap GILAMOTOR.com, Jakarta. - PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda New Blade 110 hari ini, Kamis (28/7) di Senayan, Jakarta.
Generasi terbaru Honda Blade kini hadir dengan desain yang jauh lebih sporty. Dibanding geneasi sebelumnya, Honda mengklaim bahwa New Blade bukan hanya mendapat sentuhan baru pada tampilan saja, tapi juga pada mesinnya.
Yusuke Hori, Presiden Direktur PT AHM mengatakan bahwa New Blade terinspirasi dari semangat balap di MotoGP.
“Kami bekerja sama dalam tim yang solid dalam mengembangkan New Blade. Kerjasama tim ini sama seperti kerjasama tim dalam dunia balap MotoGP yang membawa Stoner menjadi pemimpin di paruh musim 2011 dan memenangkan balapan di Laguna Seca pekan lalu,” tutur Yusuke dalam peluncuran New Blade.
Karena itu, Honda mengusung tema “The True Racing Spirit, Catch It” dalam peluncuran New Blade.
Yuseke Menambahkan, “Kami hadirkan New Honda Blade untuk konsumen yang menyukai motor bebek dengan tampilan sporti yang dilengkapi dengan teknologi baru untuk performa mesin yang lebih bertenaga,” tambahnya.
Kenji Kawaguchi, President Honda R&D Southeast Co.,Ltd. Mengatakan bahwa New Blade dikembangkan oleh R&D Jepang untuk konsumen Indonesia.
Honda mengatakan bahwa, sasaran utama dari New Blade ini adalah generasi muda atau mereka yang berjiwa muda yang cendrung ingin tampil dan pecaya diri serta penyuka aktivitas balap.
Honda membekali New Blade dengan mesin berkapasitas 110 cc 4 langkah, SOHC, berpendingin udara. Honda mengklaim bahwa mesinnya telah dibekali dengan teknologi EFT (Efficient & Low Friction Technology).
Dikatakan Honda, mesin New Blade mampu memproduksi tenaga hingga 8,4 PS pada 7.500 rpm. Sementara torsinya mencapai 0,83 Kgf.m pada 5.500 rpm.
Hadir dalam 4 pilihan warna seperti Victory Red, Accelera Green, Superior Black dan Dominate Black, Blade dibandrol Rp 14 juta on the road Jakarta.
Sementara untuk varian Racing Special Edition, Honda membandrolnya dengan harga Rp 14.2 juta on the road Jakarta.
Penulis/Foto : @jayadi72

motor baru honda blade 2011

PT Astra Honda Motor

Lagi-Lagi Indonesia Jadi Yang Pertama Luncurkan New Blade 110R

Setelah peluncuran Honda Spacy Helm In, Indonesia kembali menjadi negara pertama yang meluncurkan motor baru Honda. Apalagi kalau buka Honda New Blade 110R.

"Ini adalah peluncuran Honda Blade baru diseluruh dunia," bangga Yusuke Hori, President Director PT Astra Honda Motor (AHM).

"Model untuk negara Asia tentunya dikembangkan di Asia. Karena Indonesia sangat penting bagi Honda maka model-model global terbaru akan hadir pertama kali di Indonesia," ungkap Kenji Kawaguchi, President Honda RnD Southeast Co.Ltd.

Honda New Blade ini sendiri langsung dikembangkan di Jepang, khusunya pada pengembangan desainnya. Tentunya dengan bantuan Honda RnD Southeast Co.Ltd. Pe

"Kami ikut mengembangkan soal posisi berkendara. Jadi diharapkan sesuai dengan konsumen Indonesia," terang Kenji. Jadi bukan cuma lebih cepat, tapi lebih cocok untuk konsumen Indonesia! (motorplus-online.com)

Senin, 25 Juli 2011

SEMUA TENTANG BUSI

SEMUA TENTANG BUSI

Posted: 25 July 2011 by ratspeed in Fungsi dan Cara Kerja
*taken from How Stuff Works, and others
Busi, part sederhana, seringkali dianggap remeh, namun kehadirannya ternyata sangat penting — terutama di mesin performa tinggi. Busi adalah “jendela” untuk menilik mesin, dan jadi alat berguna untuk mendiagnosa kondisi mesin. Ga bisa membaca arti warna busi? Berarti kamu buta huruf untuk mencari masalah, menentukan campuran jeting, dan meningkatkan performa mesin.
Fungsi utama busi cuma menyalakan campuran udara/bahan-bakar dalam ruang bakar di tiap RPM.  Jumlah tegangan yang cukup harus di suplai ke busi untuk melontarkan bunga api agar busi melampaui gap busi. Ini namanya, “Performa Elektris”.
Nyala api busi dan suhu harus dijaga serendah mungkin untuk mencegah pembakaran dini, namun suhu harus cukup tinggi untuk mencegah endapan kerak. Ini namanya “efisiensi panas” dan ini adalah tentang pemilihan kode busi yang tepat. :) Tapi kenalan dulu lah dengan busi , secara dasar…
FUNGSI DAN CARA KERJA
Busi bekerja dengan teori sederhana, mendorong listrik memancar melalui sebuah celah, layaknya kilat petir menyambar. Listrik harus dalam voltase sangat tinggi agar bisa melompati celah dan menciptakan bunga api yang ciamik! Tegangan pada busi bisa terjadi antara rentang 30,000 – 100,000 volt. Gede kan?? Makanya kalau kesetrum busi yang terhubung koil racing, rasanya ‘mak sengkring’ sampai ke ujung celana… hahahhaha… becanda :D
Busi kudu memiliki jalur yang terisolasi agar tegangan tinggi ini turun ke elektroda, lompat melampaui gap busi, dan terkonduksi ke blok mesin dan menyala. Busi juga harus tahan suhu panas ruang bakar yang ekstrim ( mendekati neraka kali ya… ) serta tekanan kompresi silinder, dan didesain sedemikian hingga deposit dari bahan-bakar tidak mengendap.
Spark Plug
Dalaman busi terbuat dari keramik untuk mengisolasi tegangan tinggi di elektroda, memastikan  lentikan terjadi di ujung elektroda bukan selingkuh ke yang lain, harus setia ; panas keramik juga membantu membakar deposit kerak. Ceramic adalah konduktor panas yang jelek, jadi material ini memanas saat mesin beroprasi. Panas ini membantu pembakaran deposit dari elektroda.
Beberapa engine membutuhkan “busi panas”. Tipe busi ini di desain dengan dalaman keramik dengan area kontak dengan area besi di busi lebih sedikit. Mengurangi transfer panas dari keramik, membuat busi bekerja semakin panas dan membakar kerak karbon. Busi dingin adalah busi dengan area kontak keramik terhadap besi lebih banyak, sehingga pelepasan panas nya lebih cepat.
MAKANYA : Jangan kemaruk memasang busi “RACING” tipe dingin di mesin standard, kenapa dipakai sebentar mati? karena mesin standard memiliki kompresi relatif rendah : mesin tidak mudah panas, sementara businya tipe dingin, kerak karbon lebih cepat mengendap di busi dan membuatnya cepat wafat alias mati alias modiaarr… :D Hehehehe…
Situs Busi NGK amrik sono aja menulis, Kode panas busi tidak berpengaruh terhadap daya transfer energi listrik dari busi. Hanya mengindikasikan pada rentang mana busi bekerja baik terhadap panas. Angka semakin rendah adalah busi Panas, semakin tinggi berarti kode busi lebih dingin.

Mesin balap memang membutuhkan busi “mahal”, jika busi terlalu panas dan menyebabkan pembakaran dini kemudian merambat jadi detonasi dan membuat piston berlubang, mending membeli busi 100,000 daripada keluar berjuta-juta membenahi mesin balap hancur :) Sedangkan motor harian, daripada duit dibelikan busi 100,000 trus motor cuma dipake pacaran, meding beli busi 10,000, yang 90,000 buat jajan ama pacar, bikin makin lengket deh… Itu baru prinsip MurMerCeng. Masuk to…? :)
Spark Plug
Rentang panas harus dipilih secara hati-hati, jika tidak optimal justru masalah serius bisa terjadi. Yang paling sering terjadi cuma dua : Endapan karbon ( suhu ruang bakar terlalu rendah : (< 450°C) dan panas mesin berlebih, overheating (> 800°C).  Menjaga temperatur optimal diantara 500 derajat hingga 750 adalah tantangan bagi pembangun mesin performa tinggi.
Penyebab Timbulnya Endapan Kerak
  • Mengendarai motor di RPM rendah terus menerus / atau hanya jarak pendek.
  • Kode busi terlalu tinggi (dingin)
  • Jeting : campuran bahan-bakar terlalu banyak
  • Piston ring rusak, yang mengurangi kompresi, atau dinding cylinder (liner) bergelombang terlalu halus
  • Pengapian terlalu mundur (naah)
  • Sistem pengapian buruk , spul , pulser, cdi, dan koil dengan spec terlalu rendah.
Penyebab Panas Berlebih (overheating)
  • Busi dengan kode terlalu panas
  • Torsi pengencangan baut kurang kencang / pelepasan paking silinder I
  • Pengapian terlalu maju
  • Oktan bahan bakar terlalu rendah berbanding kompresi
  • Setingan udara /bahan-bakar terlalu kering
  • Terlalu banyak kerak di ruang bakar
  • Mengendarai dengan daya berlebihan (racing style)
  • Kekurangan pelumas (kualitas ataupun kuantitas)

Minggu, 24 Juli 2011

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Motor TVS

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Motor TVS

agustus 24, 2011
Mengenal Lebih Dekat Teknologi Motor TVS GILAMOTOR.com, Jakarta. – Selama ini mungkin motor TVS hanya dikenal sebagai motor asal India yang secara kualitas, teknologi dan fitur masih banyak yang mempertanyakan. Tapi bagi mereka yang sudah mencoba, tentunya akan tahu lebih jauh bagaimana kualitas dan teknologi serta fitur yang ditawarkan motor yang sudah hadir sejak 1911 di India.
Dalam acara Bedah Teknologi Motor India bersama TVS yang dilaksanakan pada 25 – 26 Juni 2011 di Cisarua, Bogor, secara gamblang TVS menjelaskan teknologi dan fitur hasil karya mereka yang diusung motor-motor TVS.
TVS menjelaskan, bahwa fitur dan teknologi yang diusungnya tak kalah dengan motor Jepang dan ada beberapa fitur yang memang tak dimiliki oleh motor Jepang. Bahkan TVS berani menjamin garansi mesin motor mereka selama 5 tahun.
Seperti pada motor TVS Neo X3i 110 yang dilengkapi dengan Digital Ignation Mapping. Motor yang pernah diuji ketangguhannya dengan menarik mobil double cabin seberat 2.35 ton tanpa ada masalah, telah diperkaya dengan fitur dan teknologi khas TVS. TVS menjelaskan, kekuatan Neo X3i ini berkat dukungan Duralife Engine dengan 4 F Technology.
F pertama adalah Roller Cam Follower Technology yang mampu mengurangi gesekan pada permukaan contact. TVS mengklain, dengan pengaplikasian Roller Cam Follower Technology mesin akan lebih tahan lama dan efisien dalam mengkonsumsi bahan bakar. Karena permukaan yang bergesekan dapat diminimalkan dengan pemanfaatan roller cam.
F kedua adalah Low Friction Piston Ring. Piston ring yang diaplikasi pada Neo X3i ini memiliki ukuran yang lebih tipis dari ukuran piston ring pada umumnya, sehingga gesekan antara dinding piston dan ring dapat dikurangi. Hal ini dikatakan TVS juga berimbas pada ketahanan mesin dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
F ketiga adalah Teflon Guide Tensioner. Bagian ini sudah dilapisi dengan teflon yang berfungsi untuk mengurangi gesekan antara cam chain atau rantai keteng dengan chain tensioner. Dengan pengaplikasian komponen tersebut, TVS menjelaskan bahwa kerja rantai keteng akan semakin ringan dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Selain itu, rantai keteng akan semakin awet.
Dan F yang keempat adalah Low Friction Advence Lub Circuit. Dengan sistem ini, selain gir transmisi direndam di dalam oli juga disemprot melalui rangkaian pipa yang posisinya di atas. Selain itu, semprotan oli juga ada yang menuju dinding silinder. Dengan teknologi ini suhu piston akan tetap terjaga sehingga lebih tahan lama. Proses penyemprotan oli dilakukan dari pompa yang bekerja menyemprotkan oli hingga 5 liter per menit pada 8.000 rpm yang mengurangi resiko oli mampat.
Dengan empat teknologi itu, TVS menjelaskan bahwa ada 3 keuntungan yang dihasilkan yakni mesin akan rendah gesekan, durabilitas mesin yang lama dan mesin akan lebih bertenaga dan hemat bahan bakar.
Empat teknologi ini bukan hanya ada pada Neo X3i saja, tapi semua motor TVS seperti RockZ dan motor sport Apache RTR 160 juga telah mengaplikasi teknologi yang sama.
Penulis/Foto : @jayadi72

motor baru honda 150 cc

First Ride All New CBR 150R : Pengendaliannya Asik

24 agustus, 2011
First Ride All New CBR 150R : Pengendaliannya Asik GILAMOTOR.com, Sentul. – Usai peluncuran secara resmi oleh PT Astra Honda Motor (AHM), All New CBR 150R langsung diajak menjajal sirkuit gokart Sentul, Bogor (30/6).
Secara desain, CBR 150R memang tak jauh berbeda dari saudaranya CBR 250R yang lebih dulu merambah pasar Indonesia. Honda menyatakan bahwa kehadiran CBR 150R untuk memperkuat line up motor sport premium Honda di pasar otomotif roda dua Tanah Air.
Desain CBR 150R, diklaim Honda, merupakan perpaduan antara VFR1200F dan CBR 1000R.
Berada di atas CBR 150R, aura sporti sangat terasa dan nyaris tak ada bedanya dengan CBR 250R. Hanya saja CBR 150R terasa sedikit lebih kecil dibanding dengan CBR 250R.
Dengan tinggi tempat duduk ke tanah 797 mm, posisi kaki saat menginjak tanah sangat pas dan pengendara tak perlu menjinjitkan kaki untuk berdiri dengan kedua kaki saat berada di atas motor ini.
Honda mengatakan, DNA motor balap MotoGP dapat ditemukan di motor ini. Karena itu, tester GilaMotor.com merasa penasaran seperti apa motor sport 150cc yang dikatakan memiliki DNA motor balap MotoGP ini.
Birahi yang memuncah karena tak sabar ingin bercinta dengan motor sport CBR 150R tiba-tiba saja lenyap saat kunci kontak diputar, karena raungan suara knalpotnya tak segarang yang dibayangkan sebelumnya. Berhubung terster GilaMotor.com sudah berada di atas CBR 150R dengan riding gear lengkap dari kepala sampai kaki, mau tak mau tangan harus memutar tuas gas dan menjajal CBR 150R sebanyak 3 putaran sirkuit Sentul kecil.
Sesaat setelah melewati tikungan pertama, gairah untuk terus membejak CBR 150R kembali bangkit. Kendati suara kenalpot yang terbilang cukup sopan sempat membuat hilang gairah, namun kestabilan handling dan akselerasinya memberi kenikmatan tersendiri saat melahap tikungan.
Memasuki tikungan dua belas (R12) di putaran pertama, down shifting ke gir dua pun dilakukan untuk memperlambat laju motor. Selepas R12, throttle makin besar terbuka dibarengi perpindahan gir ke posisi lebih tinggi hingga mendekati tikungan terakhir (R14). Hanya sedikit melakukan pengereman dan sedikit countersteering, CBR 150R langsung melahap tikungan dengan nyamannya.
Memasuki putaran ke dua, mesin dipacu pada rpm lebih tinggi hingga mencapai 6000 rpm, barulah terasa galaknya mesin berkapasitas 149,4 cm3, DOHC, 4 langkah, silinder tunggal, berpendingin cairan dengan sistem pengkabutan bahan bakar injeksi PGM-FI. Rupanya CBR 150R akan terasa semakin galak saat mesinnya berada putaran tinggi.
Tak terasa tiga putaran sudah berlalu dan saatnya tester GilaMotor.com kembali ke posisi start.
Dari hasil tes sebanyak tiga putaran sirkuit Sentul kecil, dapat ditarik kesimpulan sementara bahwa motor sport ini memiliki kestabilan handling yang mumpuni dan asyik diajak bermanuver. Bagi para pecinta kecepatan, tes ini tak bisa menggambarkan berapa kecepatan puncaknya karena kondisi lintasan yang tak memungkinkan. Jadi tes ini lebih kepada rasa untuk posisi pengendaraan, pengendalian dan kestabilannya.
Menurut Honda, CBR 150R ini bisa dibesut hingga kecepatan puncak mendekati angka 125 km/jam.
Lantas apakah aroma MotoGP pada motor yang dikatakan memiliki DNA MotoGP ini benar-benar terasa? Sayang seribu sayang, tester GilaMotor tak bisa mengatakannya. Pasalnya, GilaMotor belum pernah merasakan sensasi berada di atas motor super cepat itu. Jadi tak bisa mengatakan apakah CBR 150R ini benar-benar memiliki DNA MotoGP atau tidak.
Tapi sebagai turunan motor super cepat yang dikendalikan oleh Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, bisa jadi CBR 150R ini memiliki karakter MotoGP.
Penulis/Foto : @jayadi72

sejarah honda

Soichiro Honda, Dari Montir Hingga Menjadi Orang Nomor Satu

Soichiro Honda lahir tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (kini Tenrryu City) yang terpencil di Shizuoka prefecture. Daerah Chubu di antara Tokyo, Kyoto, dan Nara di Pulau Honshu yang awalnya penuh tanaman teh yang rapi, yang disela-selanya ditanami arbei yang lezat. Namun kini daerah kelahiran Honda sudah ditelan Hamamatsu yaitu kota terbesar di provinsi itu.
Di sekolah prestasinya rendah. Honda mengaku ulangan-ulangannya buruk. Ia tidak suka membaca, sedangkan mengarang dirasakannya sangat sulit. Tidak jarang ia bolos. “Sampai sekarang pun saya lebih efisien belajar dari TV daripada dari membaca. Kalau saya membaca, tidak ada yang menempel di otak,” katanya.
Ketika sudah kelas lima dan enam, bakat Soichiro tampak menonjol di bidang sains. Walaupun saat itu baru belasan tahun, namun dalam kelas-kelas sains di Jepang sudah dimunculkan benda-benda seperti baterai, timbangan, tabung reaksi dan mesin. Dengan mudah Soichiro menangkap keterangan guru dan dengan mudah ia menjawab pertanyaan guru.
Beberapa waktu sebelum itu, untuk pertama kalinya Soichiro melihat mobil. “Ketika itu saya lupa segalanya. Saya kejar mobil itu dan berhasil bergayut sebentar di belakangnya. Ketika mobil itu berhenti, pelumas menetes ke tanah. Saya cium tanah yang dibasahinya. Barangkali kelakuan saya
persis seperti anjing. Lalu pelumas itu saya usapkan ke tangan dan lengan. Mungkin pada saat itulah di dalam hati saya timbul keinginan untuk kelak membuat mobil sendiri. Sejak saat itu kadang-kadang ada mobil datang ke kampung kami. Setiap kali mendengar deru mobil, saya berlari ke jalan, tidak peduli pada saat itu saya sedang menggendong adik.”
Soichiro hanya mengalami duduk di bangku sekolah selama sepuluh tahun. Sesudah lulus SD, anak nakal itu dikirim ke sekolah menengah pertama di Futumata yang tidak jauh dari kediamannya. Lulus dari sekolah menengah itu ia pulang ke rumah ayahnya. Gihei Honda sudah beralih dari pandai besi menjadi pengusaha bengkel sepeda. Gihei Honda memiliki majalah The World of Wheels yang dibaca Soichiro dengan penuh minat.
Di majalah itu sebuah bengkel mobil dari Tokyo memasang iklan mencari karyawan. Soichiro buru-buru melamar dan ia diterima. Walaupun ayahnya khawatir, namun Soichiro diantar juga ke kota besar itu.
Honda hampir tidak percaya pada telinganya Honda merasa saat menunggu dipanggil belajar menjadi montir itu benar-benar merupakan ujian ketabahan yang paling berat, yang pernah dihadapinya seumur hidupnya. Di masa-masa setelah itu ia sudah tidak takut lagi menghadapi rintangan apa
pun berkat ketabahan yang diperolehnya selama menjadi kacung.
Honda yang selama kariernya tidak tahu banyak mengenai uang, Cuma mendapat keuntungan sedikit sekali tahun pertama itu. Tetapi Honda merasa beruntung karena bengkelnya sukses. Ia memutuskan untuk menabung dan memperkirakan selama masa kerjanya akan mampu mengumpulkan sampai 1.000 yen.
Selama hidupnya Honda terkenal sebagai penemu. Ia memegang hal paten lebih dari 100 penemuan pribadi. Yang pertama, ditemukannya ialah teknik pembuatan jari-jari mobil dari logam. Ketika itu mobil-mobil di Jepang memakai jari-jari kayu yang mudah terbakar. Perusahaan-perusahaan Jepang segera mengekspor jari-jari logam itu sampai ke India. Pada umur 25 tahun ia memperoleh keuntungan 1.000 yen sebulan.
Perusahaan juga menghargai orang-orang muda dan selalu merekrut orang-orang muda untuk memberi “darah baru” dan gagasan segar. Ketika Honda mengundurkan diri tahun 1973, yang dipilihnya sebagai pengganti ialah Kyoshi Kawashima, kepala bagian riset perusahaan Honda. Selama sejarahnya, perusahaan Honda hanya pernah mengalami pemogokan sekali pada tahun 1954. Ketika itu Honda dan manajemen di satu pihak menghadapi pekerja-pekerja dan
adik Honda di Pihak lain. Tetapi sebagai layaknya perusahaan di Jepang semuanya itu diselesaikan dengan musyawarah.(penulis :panico 1990)

Honda varadero 125

Honda Varadero 125, Mesin Cuma 125cc Tapi V-twin!


Selera orang Perancis memang oke punya, meski motor yang satu ini berkapasitas mesin kecil hanya 125cc tapi teknologi dan desainnya oke punya. Namanya Honda Varadero 125 dan dijual oleh Honda untuk pasar Perancis.

Mesinnya 4 tak setara bebek di Indonesia, tapi konfigurasinya V-twin bro! Dua silinder punya sudut 90 derajat. Sedang konstruksi kepala silindernya SOHC dengan 4-katup.

Yang menarik, meski blok silindernya masih bersirip, tapi ternyata sudah dilengkapi dengan radiator. Sistem pengkabutan bahan bakarnya juga sudah pakai injeksi bahan bakar PGM-Fi.


Dengan rasio kompresi 11,8:1, mesin ini mampu memuntahkan tenaga hingga 10,6 kW di 11.000 rpm. Terpaut sedikit dari Yamaha V-Ixion di Indonesia yang diklaim powernya mencapai 11,1 kW.

Mesin yang unik ini dipasang pada rangka khas motor penjelajah dengan kaki-kaki jenjang bak model seksi. Roda depan pakai lingkar 18 inci sedang yang belakang hanya 17 inci. Sedang suspensinya pakai teleskopik 35 mm dengan travel 132 mm di depan dan monoshock ber-travel 150 mm.


Desain bodinya juga kental nuansa pacuan rally Paris-Dakar. Model ini mengingatkan kita pada varian Honda Varadero 1.000 sang kakak. Keren kan! (motorplus-online.com)